IWAPI Fashion Runway Ciptakan Ekosistem Wastra untuk Lawan Produk Impor
24 November 2025 18:11
SurabayaiNews – Panggung mode Jawa Timur kembali berdenyut dengan digelarnya IWAPI Fashion Runway edisi kedua. Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur berhasil menyatukan keanggunan tenun, batik, dan beragam tekstil tradisional dalam balutan kreasi modern para desainer.
Fashion show ini menjadi bukti nyata komitmen IWAPI dalam memajukan UMKM wastra di Jawa Timur. Menurut Liliek Endang Suparni, Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif IWAPI Jatim, sekaligus Ketua Panitia, IWAPI Fashion Runway adalah wujud nyata dukungan terhadap potensi lokal.
"Kami ingin memberikan wadah bagi para desainer dan perajin untuk berkolaborasi, menciptakan karya yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi," ujarnya saat ditemui di Dyandra Convention Center Surabaya, Selasa (18/11/2025).
Alunan musik Angklung Dentist Gempita membuka acara dengan harmoni yang memukau, memadukan sentuhan tradisional dan modern.
Deretan karya dari Elegant Batik by Nurul Sihabuan, Yan Khurin by Hariyadi Wisnu, dan Namira Ecoprint by Yayuk Eko Agustin membuka fashion show perdana, memanjakan mata para pencinta mode dengan inovasi desain yang memukau.
Kabupaten Mojokerto turut menjadi sorotan dengan teaser yang ditampilkan, diikuti sambutan hangat dari Bupati Mojokerto dan presentasi dari Dekranasda Kabupaten Mojokerto.
Kolaborasi apik antara perajin dan desainer menghiasi show, menampilkan karya-karya dari Dekranasda Kabupaten Mojokerto x Shanty Tuakiya, Dekranasda Kabupaten Mojokerto x Era Krisna, Sari Ronche by Siska Sumartono, Any Zahira Attire, dan Yussi Martha.
Kemudian disusul House of Qamira by Tantri Anggraeni, Shanty Tuakiya x Liliek Noer, Royyan Batik by Suntiah, Damayanti Scarves, NEGI Batik Majapahit by Heni Yunina, dan KF by Kasih Fajarini. Penampilan khas IWAPI semakin menambah semarak acara.
Sebanyak 16 desainer menampilkan visualisasi kekayaan tekstil lokal dalam gaya urban, kontemporer, dan ready-to-wear, membuktikan bahwa wastra Jawa Timur memiliki daya saing di kancah mode global.
Liliek menjelaskan bahwa IWAPI Fashion Runway adalah ekosistem yang mendukung pertumbuhan para perajin dan desainer.
"Kami tidak hanya ingin mengadakan fashion show, tetapi juga menciptakan platform yang memungkinkan para pelaku industri untuk saling berinteraksi dan mengembangkan bisnis mereka," jelasnya.
Acara ini juga memiliki misi untuk menginspirasi perempuan sebagai penggerak tren. "Kami ingin menunjukkan bahwa fesyen yang elegan tidak harus mahal. Dengan sentuhan kreativitas, bahan lokal pun bisa menjadi karya yang luar biasa," tambah Liliek.